Seorang Gadis dan Kisah-Kisah Tak Tersentuh – Imas Hanifah N., Gex Echa, Bem Wiezharnacho, dkk
Rp76.900
Tempat dan waktu bukan sekadar latar dalam sebuah cerita. Ia adalah napas yang menghidupkan tokoh, membentuk suasana, dan menuntun emosi pembaca untuk larut dalam alur yang disuguhkan. Dalam kumpulan cerpen Seorang Gadis dan Kisah-Kisah Tak Tersentuh ini, apartemen tua menjadi titik temu bagi beragam kisah yang tersembunyi di balik dinding-dinding sunyi dan lorong-lorong penuh rahasia.
Setiap cerita membawa pembaca mundur ke masa lalu—ke era sebelum tahun 2010—sebuah rentang waktu yang memberi warna tersendiri pada kehidupan sehari-hari: ketika teknologi belum mendominasi sepenuhnya, dan momen-momen kecil masih terasa hangat dalam ingatan. Para penulis dalam buku ini tidak hanya menghidupkan latar masa lalu dengan detail yang cermat, tetapi juga memadukannya dengan tiga kata kunci yang wajib hadir dalam setiap cerita. Tantangan ini melahirkan kisah-kisah yang unik, mengejutkan, dan tak jarang menyentuh sisi terdalam kemanusiaan kita.
Uniknya, setiap cerita dibangun oleh dua tangan yang berbeda—dimulai oleh satu penulis dan diselesaikan oleh penulis lainnya. Tanpa saling mengenal, mereka saling menyambung benang cerita dengan kepekaan, imajinasi, dan keterampilan naratif yang kuat. Hasilnya adalah cerita-cerita yang tak hanya menarik secara struktur, tetapi juga kaya makna.
Melalui proses kurasi yang ketat, naskah-naskah terpilih dalam antologi ini dipilih bukan hanya karena keunikan ide atau kekuatan karakter, tetapi juga karena nilai moral dan pesan yang dikandungnya. Kami percaya, kisah-kisah ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga refleksi atas kehidupan—baik yang pernah kita jalani, maupun yang hanya bisa kita bayangkan.
______
Seorang Gadis dan Kisah-Kisah Tak Tersentuh
©2025, Imas Hanifah N., Gex Echa, Bem Wiezharnacho, dkk
Kontributor
Imas Hanifah N. (@hani_hanifahn)
Gex Echa (@gunggek_echa)
Bem Wiezhanarcho (@bem_wiezhanarcho)
Romiechrist (@romiechrist)
Yuan Astika Millafanti (@cerita.yuanastika)
Lea Agustina Citra (@lea_citra)
Ludira Lazuardi (@sekat_senja)
Merlinda Yuanika (@d3k_nda)
Dian Zhafira (@dian_zhafira56)
Han Eunoia (@eunoiaephemeral)
Robby Siagian (@robs_and_his_reflection)
Selvi Damayanti (@selvitamae)
Olga Regina (@re.olga_)
Farida Utami (@ibiedcantik_70)
Dian Nazaret (@d_annzr)
Mayora (@mention_mee)
Kartika Tjoeng (@kartika_olive)
Scarlet Spring (@bibliomelophile)
Novita Ayusman (@nayvitayu)
Amélie J (@mijoernaal)
Muhammad Kodir Jaelani (@kodir_je)
Dimarifa Dy (@dimarifa_dy)
Wahyu Ramadzana (@wahyuramadzan)
Iff Yoora (@iffyoora_)
Happiest Human (@wishmebook.id)
Missera (@misera_sera)
Miayazlin (@miayazlin)
Penyunting
Ratri Dwi Kayungyun, Lois Tulangow
Penata Letak
OPM Creative
Pendesain Sampul
Trias W. Andari
14 x 20 | x, 260 hal
Fiksi, Kumpulan Cerpen






Ulasan
Belum ada ulasan.