Seni Memahami Kematian – Gilang Sakti Wiyono Putro
Rp78.000
Seni Memahami Kematian adalah sebuah karya reflektif-filosofis yang lahir dari pengalaman eksistensial penulis dalam menghadapi ketakutan terhadap kematian. Buku ini tidak menyajikan jawaban dogmatis, tetapi menelusuri berbagai pemahaman tentang kematian dari lintas disiplin, mulai dari filsafat dan bidang keilmuan lain, dibalut dengan narasi personal yang jujur dan dalam.
Berangkat dari trauma masa kecil dan keresahan eksistensial, penulis mengajak pembaca menyelami berbagai pendekatan filsafat terhadap kematian—mulai dari ajaran Socrates yang penuh keberanian, Stoikisme yang rasional, Hinduisme yang mistis, hingga pemikiran al-Fārābī yang menggabungkan etika dan spiritualitas Islam. Tak hanya itu, buku ini juga mengeksplorasi pandangan pejuang samurai tentang keberanian menghadapi kematian, lalu pemikiran idealisme Hegel, pemikiran pesimistis Schopenhauer dan Mainländer, eksistensialisme Heidegger, pemikiran Foucault, serta perspektif neurobiologi, matematika, kosmologi, kriminologi, arsitektur, hingga psikoanalisis eksistensial.
Buku ini menghadirkan pengalaman intelektual yang kaya, bahkan bisa disebut sebagai buku refleksi kematian paling lengkap di Indonesia untuk abad ini, karena memadukan pemikiran filsafat Barat dan Timur, religius dan sekuler, filosofis dan nonfilosofis, untuk menjawab pertanyaan mendasar yang tak pernah usang: apa makna kematian bagi kehidupan kita? Dan bagaimana kita bisa memahaminya? Lebih dari sekadar buku filsafat, ini adalah catatan perjalanan batin yang mencoba berdamai dengan kefanaan, dan mengundang kita untuk turut merenungkannya secara jujur, utuh, dan mendalam.
Seni Memahami Kematian adalah sebuah seruan untuk keberanian eksistensial. Keberanian untuk mengakui kerapuhan, menghadapi absurditas, dan menemukan makna justru di tengah kefanaan.
-Kristoforus Sri Ratulayn Kino Nara, M.Phil. (Dosen Filsafat UKWMS)
______
Seni Memahami Kematian
©2025, Gilang Sakti Wiyono Putro
Penulis
Gilang Sakti Wiyono Putro
Penyunting
Lois Tulangow
Penata Letak
Jati Nur Cahyo
Perancang Sampul
Gilang Sakti Wiyono Putro
12.5 x 20 cm | xx, 275 hal.
Nonfiksi, Reflektif-filosofis






Ulasan
Belum ada ulasan.