Mata Pedang Haq – Boombox Zine
Rp85.000
Tiga unsur yang ada dalam kumpulan tulisan ini terdiri dari Pertama pandangan Islam terhadap isu-isu yang sedang ada dan sedang berkembang di umat Islam meliputi isu Islam moderat, Islam dan kemanusiaan, konsep akidah dan toleransi, isu syariat Islam, nasionalisme, kemajuan pemikiran Islam, civil society, akhlak dan budaya samakah dengan agama, child-free sampai jihad menurut Buya Hamka. Saya melihat pembahasan-pembahasan isu kekinian perlu dibahas dan didudukkan secara baik sehingga umat Islam dan masyarakat umum paham serta mengerti terkait konsep iktimalusy syariah (kesempurnaan syariat) yang sejak Allah turunkan 14 abad silam kepada manusia terbaik Rasulullah Muhammad ﷺ mampu menjawab segala tantangan isu maupun pemikiran karena memang Islam agama yang sempurna sampai akhir zaman.
Bagian Kedua yang ada dalam Anthology Boombox Zine 2021 ini tidak kalah pentingnya, yaitu mempelajari pribadi, karakter, dan pemikiran para tokoh baik tokoh lokal (nasional Indonesia) maupun tokoh internasional. Terkadang, sikap ghuluw kita dan tidak inshaf (adil dan pertengahan) dalam menilai para tokoh tersebut. Sikap ghuluw menilai salah, keliru dan terkadang langsung menjatuhkan vonis tahdzir terhadap para tokoh tersebut disebabkan minim dan kurangnya literasi dalam memahami psikologi, kehidupan masyarakat, sosiologi kemasyarakatan di mana para tokoh hidup pada zaman itu. Tidak sedikit di antara tokoh umat dan bangsa yang menjatuhkan vonis tokoh radikal dan garis keras terhadap Sayyid Quthb hingga dianggap sebagai Bapak Ideolog para teroris. Hal ini disebabkan lemahnya asupan literasi dan ketidakcermatan menilai para tokoh tersebut. Tokoh-tokoh Islam seperti Sayyid Quthb di Mesir, Ahmad Hasan di Indonesia, Ismail Raji al Faruqi di tanah Palestina, Jamaludin al-Afghani di Afghanistan, Fethullah Gulen dari Turki merupakan tokoh pada masanya dan pemikiran, konsep perjuangan melampui zamannya. Tentu kalau kita mempelajari tokoh, ada plus dan minusnya. Di sinilah kita mempelajari berbagai konsep perjuangan yang diajarkan para tokoh tersebut untuk dianalisis dan dijadikan referensi perjuangan yang sesuai dengan waqi perjuangan di berbagai kawasan.
Bagian Ketiga tidak kalah menarik karena menyuguhkan bagian sejarah bangsa ini. Bangsa Indonesia yang besar, tetapi kerap miskin sejarah yang benar dan terdistorsi terhadap sejarah, tidak sedikit terjadi. Sejarah yang benar perlu diketahui umat Islam agar bisa melakukan perbandingan pemikiran dan perjuangan. Tidak sedikit bagian sejarah inilah yang memotivasi semangat umat Islam untuk berjuang seperti Resolusi Jihad NU yang menginspirasi menimbulkan jihad umat melawan penjajah. Soekarno pernah berkata, “Bangsa yang besar adalah yang tidak melupakan sejarah bangsanya sendiri.” Sejarah membuktikan bahwa Islam memberikan kontribusi yang sangat besar baik dalam perjuangan sebelum kemerdekaan, setelah kemerdekaan, sampai dengan sekarang. Maka, mempelajari sejarah seperti yang ada dalam Anthology Boombox Zine 2021 seperti Snouck Hurgronje dan Kebijakan Haji Hindia Belanda, Kartini Feminis atau Dicap Feminis?, Keamanan Manusia dalam Dunia Islam; Sebuah Studi dari Mindanao, Soekarno Ingin Jadi Waliyyul Amri dan Menangkap Kartosuwiryo, Mengingat Kembali Wacana Pembubaran Departemen Agama, Perjuangan Jilbab dalam Rezim Orde Baru, Petisi 50 dan Reaksi Penafsiran Sepihak Atas Pancasila, dan Gagalnya Perjuangan Islam dalam Demokrasi merupakan hal yang harus dibaca, dikaji, dan direnungkan. Selamat berliterasi!






Ulasan
Belum ada ulasan.