Ini Bukan Pernikahan di Negeri Dongeng – Trusthaadinda

Rp82.000

Ini bukan pernikahan di negeri Dongeng, melainkan pernikahan untuk ibadah.

Kamu pikir menikah adalah akhir dari perjalanan gitu kayak di negeri Dongeng? Sungguh tidak. Pernikahan adalah awal dari perjalanan. Bukan antara pangeran tampan dan putri jelita, melainkan antara aku dan kamu yang penuh dengan kekurangan.

Bayangkan kita harus mencintai seseorang seumur hidup. Kita harus menerima kekurangan dia seumur hidup. Ah, kalau nikah cuma modal cinta saja tidak cukup. Namun, harus ada keinginan untuk ibadah mencari rida Allah Swt. Mungkin ini lebih bisa dijaga konsistensinya.

Pernikahan itu ibadah untuk mencari rida Allah taala. Bukan untuk berkompetisi siapa yang paling sayang, siapa yang paling banyak perhatiannya. Kita harus berbondong-bondong menjadi yang paling diridai oleh Allah taala.

Kita memang tidak bisa mencintai setiap hari, tetapi kita bisa bersabar dan bersyukur kapan pun kita mau. Karena menikah ibadah yang paling lama, maka ujiannya bertubi-tubi dan setan pun tidak tinggal diam. Maka pasangan sesurga adalah mereka yang bisa saling menguatkan satu sama lain.

Saling mengingatkan jika yang satu lalai. Saling menutupi dan menerima kekurangan. Mau terus belajar untuk menjadi lebih baik dan saling mendoakan untuk bisa ke surga bersama.

______

Ini Bukan Pernikahan di Negeri Dongeng
©2025, Trusthaadinda

Penulis
Trusthaadinda

Penyunting
Yuli Triyuliani

Penata Letak
Jati Nur Cahyo

Pendesain Sampul
OPM Creative

13 x 19 cm | xvi, 286 hal. | Hardcover
Nonfiksi, Self-Help

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Ini Bukan Pernikahan di Negeri Dongeng – Trusthaadinda”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *