HIBRIDITAS BUDAYA DALAM NOVEL AL-KHUBZ AL-HÂFÎ – Mulyadi
Rp60.000
Buku ini mengungkapkan sisi lain dari tragedi kemanusiaan akibat penjajahan yang dilakukan oleh Spanyol dan Prancis terhadap Maroko. Perang dan penjajahan telah menginjak-injak harkat kemanusiaan serta menorehkan luka dan trauma bagi semua korban perang. Akibat perang dapat dirasakan saat perang sedang terjadi sampai setelah perang itu usai. Sebuah negara yang dijajah harus membangun dari awal lagi, banyak yang harus dibenahi baik fisik maupun yang terpenting psikis semua rakyat yang terjajah.
Penjajahan tidak selalu berujung pada retaknya kedua negara yang saling berkonflik, tetapi ada sebuah ruang interaksi yang dialami kedua negara yang sedang berkonflik tersebut, Homi K Bhabha menyebutnya dengan ruang antara (third space) di mana tempat ini merupakan silang budaya antara negara penjajah dan negara terjajah. Hibriditas merupakan istilah yang menjadi teori pascakolonial, hibriditas menciptakan bentuk-bentuk transkultural baru dalam zona kontak yang dihasilkan oleh penjajah. Seperti yang digunakan dalam hortikultura, istilah ini mengacu pada persilangan dua jenis spesies melalui pencangkokan atau penyerbukan silang untuk membentuk spesies hibrida. Hibridisasi mempunyai banyak bentuk, seperti budaya, bahasa, dan lain sebagainya. Hibriditas dikaitkan dengan hubungan penjajah dan terjajah menekankan saling ketergantungan dan konstruksi subjektivitas mimikri dan ambivalensi.
Buku ini membahas hibriditas budaya yang terjadi pada sebuah novel karangan penulis Maroko, Muhammad Syukri yang berjudul al-Khubz al-Hâfî yang ditulis pada tahun 1972. Menurut Homi K Bhabha ada tiga aspek dari hibritas budaya, yaitu: bahasa, makanan dan minuman serta hubungan komunikasi. Semoga buku ini menambah pengetahuan tentang hibriditas budaya, kita dapat mengambil sisi lain dalam sebuah perang.
—-
Judul: HIBRIDITAS BUDAYA DALAM NOVEL AL-KHUBZ AL-HÂFÎ
Penulis: Mulyadi
Penyunting: Yuli Triyuliani
Penata Letak: OPM Creative
Pendesain Sampul: OPM Creative
Genre: Non Fiksi, Humaniora
x, 146 hal. | 14 x 20 cm
Est. Berat: 180 gram
Terbit: Maret 2024
Stok 200






Ulasan
Belum ada ulasan.