EQUINOX PROJECT – Doni Nurdiansyah
Rp68.000
Tahun 2046, dunia berada di ambang krisis energi dan iklim. Di gurun Atacama, Chile, sebuah anomali waktu ditemukan—area seluas 12 kilometer persegi di mana setiap 12 jam sekali waktu bergeser 10 tahun ke depan, lalu kembali normal. Fenomena itu disebut “Zona Equinox” karena hanya aktif ketika matahari dan bumi sejajar sempurna.
Pemerintah membentuk Project Equinox, tim ilmuwan lintas negara untuk menyelidiki fenomena tersebut. Tim dipimpin oleh Dr. Aruna Santoso, fisikawan Indonesia yang dikenal karena teorinya tentang “ketidaksinkronan temporal” (temporal decoherence). Ia bergabung dengan Dr.
Leo Krammer (astrofisikawan Jerman), Dr. Hana Alvarez (klimatolog Chile), dan Prof. Mitsuo Tanaka (pakar neutrino Jepang).
Saat misi dimulai, alat ukur mereka menunjukkan hal aneh—sinyal elektromagnetik dari masa depan. Dalam gelombang itu, terdapat data: nama-nama mereka sendiri. Ketika mereka memasuki zona tersebut, waktu bergeser tanpa peringatan. Mereka menemukan dunia yang sama… tapi dua dekade ke depan: Bumi tandus, kota runtuh, laut mengering.
Lebih mengejutkan, mereka menemukan markas “Equinox” yang sama—hanya saja sudah ditinggalkan dan penuh catatan misterius dari versi masa depan diri mereka. Catatan itu menyebutkan bahwa mereka sendiri yang menciptakan anomali waktu ini, sebagai peringatan bagi masa kini agar tak mengulangi kesalahan eksperimen energi waktu.
Namun keputusan mereka harus cepat. Energi anomali semakin tidak stabil, dan setiap jam yang mereka habiskan di masa depan berarti hilangnya waktu di dunia nyata. Aruna dihadapkan pada dilema moral:
“Haruskah ia menghancurkan proyek yang bisa menyelamatkan dunia dari krisis energi—meski tahu, itulah juga yang akan menghancurkan masa depan?”
Di akhir, Aruna menyadari bahwa garis waktu bukan hanya dimensi fisika, tapi juga cermin nurani manusia. Dan di antara dua waktu itu, manusia berdiri di ambang — menjadi pencipta sekaligus perusak semesta.
__
EQUINOX PROJECT
©2025, Doni Nurdiansyah
Penulis
Doni Nurdiansyah @doninurdians
Penyunting
Yuli Triyuliani
Penata Letak
OPM Creative
Perancang Sampul
Varselyart
13 x 19 | xiv, 136 hal. | softcover
Fiksi, Novel, Sci-fi






Ulasan
Belum ada ulasan.