Berkaca: Anak Bawang, Daun Kayu, dan Sebakul Gorengan – Jajang Jaelani

Rp76.000

Berkaca: Anak Bawang, Daun Kayu, dan Sebakul Gorengan

Di sudut sebuah kampung kecil, seorang “anak bawang” menapaki hari-hari yang sederhana: bau gorengan yang mengepul di pagi yang basah, denting angkot oranye bernama Larissa, tawa kawan sebangku, dan langit malam yang menyimpan doa-doa diam. Ini adalah perjalanan meniti masa remaja: dari ruang kelas yang riuh hingga kota perantauan yang asing, di mana kegagalan datang seperti hujan tiba-tiba, namun kemudian harapan tumbuh seperti daun kayu yang tak letih mencari cahaya.

Melalui kenangan yang jenaka sekaligus getir, memoar ini mengajak kita bercermin pada diri sendiri: bahwa jalan hidup mungkin tak selalu menuju apa yang kita impikan, namun dalam hidup kita selalu memiliki kesempatan untuk kembali pulang ke rumah; berkaca sejenak, menengok ke belakang, dan akhirnya menemukan jalan yang baru.

Berkaca adalah undangan untuk menelusuri luka dan tawa, untuk menemukan bahwa setiap langkah, sekecil apa pun, punya cahaya yang tak mudah padam.

__

Berkaca: Anak Bawang, Daun Kayu, dan Sebakul Gorengan
©2025, Jajang Jaelani

Penulis
Jajang Jaelani

Penyunting
Fajariah Syahfitri

Penata Letak
OPM Creative

Perancang Sampul
Pamungkasragil

13 x 19 cm | viii, 191 hal.
Nonfiksi, Memoar

Kategori: ,

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Berkaca: Anak Bawang, Daun Kayu, dan Sebakul Gorengan – Jajang Jaelani”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *