Kopi Terakhir di Sudut Dotonbori – Ardian Yudha
Rp89.900
“Di saat ada masa lalu yang ingin kita lupakan, tetapi kita sadar tidak bisa membuangnya begitu saja, kita memilih membungkusnya rapat-rapat dan menyimpannya sendiri di sudut hati, tanpa membiarkan orang lain menyentuhnya. Namun, apakah kita yakin bahwa itu pilihan yang terbaik? Atau justru, kita butuh orang yang tepat untuk mengurainya perlahan?”
Berontoseno alias Seno adalah penulis lepas jurnal jalan-jalan yang mencintai kopi dan duduk berlama-lama di kedai kopi. Seno tinggal di Osaka, Jepang bersama Dewi dan Yumi—istri dan anaknya.
Kehidupan mereka bahagia dan sederhana. Sampai suatu hari, seorang pemuda bernama Ranu menghubungi dan mengajaknya bertemu. Lewat sebuah pertemuan dan perjalanan singkat mengupas wisata dan budaya selama Ranu di Jepang, Seno dihadapkan kembali pada kisah-kisah masa lalu yang ingin dia lupakan.
Pertemuan dengan kepingan masa lalu itu membuat Seno mengalami dilema. Ditambah lagi Dewi yang akhirnya tahu bahwa ada kehidupan masa lampau suaminya yang belum selesai, justru memaksa Seno agar kembali ke Indonesia. Konflik ini tidak ada hubungannya dengan orang ketiga, tetapi jauh lebih rumit dari itu.
Apakah sebenarnya masa lalu itu?
Siapakah Ranu?
Apakah Seno bisa berdamai dengan masa lalunya dan mempertahankan pernikahannya dengan Dewi?
_____________
Kopi Terakhir di Sudut Dotonbori
©2026, Ardian Yudha
Penulis
Ardian Yudha
Penyunting
Lois Tulangow
Penata Letak
Deano
Pendesain Sampul
pamungkaragil
135 x 200 mm | viii, 347 hal.
Fiksi, Novel






Ulasan
Belum ada ulasan.